TANGSEL – Menjaga konsistensi latihan dan terus mengevaluasi hasil tembakan menjadi kunci persiapan Jessica Claudia Salawaty dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026.
Atlet menembak asal Ciputat yang akrab disapa Jeje ini bertekad mempertahankan, bahkan meningkatkan pencapaiannya dibandingkan Porprov Banten sebelumnya.
Jeje akan turun pada nomor 10 meter Multi Range di cabang olahraga (cabor) menembak. Saat ditemui di arena latihan Perbakin, Sabtu (31/10/2026), ia menceritakan berbagai persiapan yang telah dijalani untuk menghadapi kompetisi tersebut.
Menurut Jeje, persiapan tidak hanya berfokus pada latihan menembak, tetapi juga mencakup latihan fisik dan evaluasi terhadap hasil tembakan sebelumnya. Baginya, memahami kesalahan dalam setiap tembakan menjadi bagian penting untuk meningkatkan kemampuan.
"Kalau aku lebih ke evaluasi, melihat apa yang salah. Karena kalau hanya berpatokan pada nilai juga percuma," ujarnya.
Intensitas latihan Jeje pun semakin ditingkatkan menjelang pelaksanaan Porprov VII Banten 2026. Jika sebelumnya ia berlatih satu hingga dua kali dalam sepekan, kini frekuensinya bertambah menjadi tiga hingga empat kali seminggu.
Peningkatan intensitas tersebut dilakukan untuk mematangkan persiapan sekaligus menjaga konsistensi performa saat bertanding. Selain latihan rutin, Jeje juga memperhatikan kondisi fisik dengan menjaga pola makan dan waktu istirahat.
"Kalau aku (menjaga kesiapan) fisik pasti, terus pola makannya juga, tidurnya juga. Walaupun ada kegiatan di luar harus seimbang juga," kata dia.
Dalam menghadapi Porprov VII Banten 2026, Jeje menjadikan pengalamannya pada Porprov 2022 sebagai salah satu tolok ukur pencapaian. Ia ingin hasil yang diraih kali ini tidak mengalami penurunan dibandingkan kompetisi sebelumnya.
"Jadi patokan aku adalah pencapaian aku tidak boleh turun dari Porprov sebelumnya. Dan kalau bisa Tangsel juara umum, ya jadi harapannya semoga bisa ada lapangan tembak," tuturnya.