TANGSEL – Pembangunan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0511/Tangerang Selatan resmi dimulai. Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie melakukan peletakan batu pertama pembangunan markas tersebut di Kawasan Perkantoran Lengkong, Kecamatan Serpong, pada Rabu (28/11/2026).
Pembangunan Makodim ini menjadi langkah penguatan fasilitas kelembagaan TNI di Tangerang Selatan sekaligus mendukung koordinasi pengamanan dan pembinaan teritorial di wilayah tersebut.
Benyamin mengatakan, keberadaan Makodim 0511/Tangerang Selatan penting untuk mendukung stabilitas keamanan di tengah perkembangan Tangsel sebagai kawasan permukiman, perdagangan, jasa, pendidikan, dan pusat kegiatan ekonomi.
"Momentum ini bukan sekadar dimulainya pembangunan sebuah gedung, tetapi juga menjadi langkah penting dalam memperkuat kelembagaan, meningkatkan kesiapan pelaksanaan tugas, serta memperkokoh sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat," ujar Benyamin.
Menurutnya, keamanan dan kondusivitas wilayah menjadi salah satu fondasi keberlanjutan pembangunan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat perlu terus diperkuat.
Ia berharap, setelah pembangunan rampung, Makodim 0511/Tangerang Selatan dapat menunjang pelaksanaan tugas TNI secara optimal, terutama dalam menjaga keamanan, meningkatkan koordinasi, serta membantu penanganan berbagai persoalan di wilayah.
Pembangunan Makodim 0511/Tangerang Selatan juga melengkapi kawasan Perkantoran Lengkong yang menjadi pusat sejumlah instansi strategis di Tangsel. Selain kantor pemerintahan daerah, kawasan tersebut juga menjadi lokasi Mapolres dan Kejaksaan Negeri.
Pembangunan Makodim akan dilakukan secara bertahap. Benyamin menyampaikan, Pemkot Tangsel berencana melanjutkan pembangunan pada tahun anggaran 2027. Saat ini, rencana tersebut masih dalam pembahasan bersama DPRD.
"Saya berharap pembangunan kantor ini nantinya dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kodim secara optimal, sekaligus menjadi bagian dari penguatan koordinasi dan komunikasi serta menjaga kondusivitas wilayah Kota Tangerang Selatan," kata dia.
Benyamin juga menegaskan, kerja sama pemerintah daerah dengan TNI dan Polri tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga mencakup kesiapsiagaan menghadapi bencana, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta dukungan terhadap program pembangunan daerah.
Ia turut mengingatkan agar proses pembangunan yang dilaksanakan oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) memperhatikan kualitas konstruksi, ketepatan waktu, keselamatan kerja, serta ketentuan yang berlaku.
"Saya juga berpesan agar proses pembangunan kantor ini dapat dilaksanakan dengan memperhatikan kualitas konstruksi, ketepatan waktu, keselamatan kerja, serta ketentuan yang berlaku. Semoga seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar dan menghasilkan fasilitas yang representatif, fungsional, serta bermanfaat dalam jangka panjang," jelasnya.