Pencarian

Pilar Tegaskan Pengelola Serpong Lagoon Harus Benahi Pasokan dan Segera Sediakan Air Bersih

Administrator - Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:51 WIB

16

0

  • Gambar 1
  • Gambar 2
  • Gambar 3
Pengelola Serpong Lagoon Harus Benahi

TANGSEL – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegaskan pengelola instalasi pengolahan air (*Water Treatment Plant*/WTP) Perumahan Serpong Lagoon harus segera menyediakan pasokan air bersih alternatif bagi warga. Langkah ini diperlukan menyusul kasus muntaber yang diduga berkaitan dengan kontaminasi bakteri *Escherichia coli* (*E. coli*) pada air yang didistribusikan di kawasan tersebut.

Penegasan itu disampaikan Pilar saat bertemu dengan warga dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kamis (15/10/2026). Ia meminta pengelola memastikan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi selama proses perbaikan instalasi pengolahan dan jaringan distribusi berlangsung.

“Dengan adanya permasalahan ini, pihak pengelola harus ikut bertanggung jawab memberikan distribusi air bersih, entah dari mana. Yang penting standar mutu bakunya terpenuhi,” ujar Pilar.

Pilar mengatakan, penyediaan air bersih alternatif harus diawasi Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan Kota Tangsel untuk memastikan kualitasnya memenuhi standar kesehatan. Sementara itu, penggunaan air dari WTP di kawasan tersebut harus dihentikan sementara hingga hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa air telah memenuhi persyaratan kualitas.

Pemkot Tangsel bersama Dinas Cipta Karya juga akan mengevaluasi instalasi untuk memastikan sumber permasalahan, baik pada proses pengolahan air maupun jaringan distribusinya.

Selain itu, pengelola diminta melakukan pembersihan dan desinfeksi instalasi, mengoptimalkan proses klorinasi, serta memeriksa jaringan pipa untuk mengidentifikasi kemungkinan kebocoran yang dapat menyebabkan kontaminasi.

Pilar menegaskan, penanganan permasalahan tersebut harus dilakukan secara menyeluruh dan berorientasi pada solusi jangka panjang. Menurutnya, perbaikan tidak boleh hanya bersifat sementara, tetapi harus memastikan sistem pengolahan dan distribusi air dapat berfungsi sesuai standar.

“Jadi saya harapkan penyelesaiannya tidak bisa jangka pendek atau jangka menengah. Saya harap ini jangka panjang, ya, jangka panjang, ya. Sekali lagi saya di sini karena care (peduli) terhadap semua. Saya care terhadap yang pasti nomor satu kepada warga kami. Maka dari itu duduk bersama dengan Dinas Cipta Karya untuk mengecek apakah ada saluran

Terkait dengan topik ini:

×
Preview