TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali menggelar program penukaran sampah plastik dengan bibit tanaman di kawasan Car Free Day (CFD) BSD, Serpong, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya DLH Tangsel mengedukasi masyarakat agar terbiasa memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya. Dalam kegiatan ini, masyarakat yang membawa sampah plastik yang telah dikumpulkan dapat menukarkannya dengan bibit tanaman yang disediakan oleh DLH Tangsel.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan Bani Khosyatullah mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi upaya untuk mengurangi timbulan sampah plastik, tetapi juga mendorong masyarakat menjaga lingkungan melalui penghijauan.
“Masyarakat dapat menukarkan sampah plastik yang telah dikumpulkan dengan bibit tanaman yang telah disediakan oleh DLH Tangsel,” ujar Bani.
Menurut Bani, pendekatan tersebut diharapkan dapat membangun kebiasaan baru di masyarakat. Sampah tidak langsung dibuang, tetapi terlebih dahulu dipilah dan dikumpulkan sehingga dapat dikelola dengan lebih baik.
Pada kegiatan CFD kali ini, DLH Tangsel menyiapkan 50 bibit tanaman untuk ditukarkan dengan sampah plastik masyarakat. Setiap lima botol sampah plastik dapat ditukarkan dengan satu bibit tanaman.
Berbeda dengan kegiatan sebelumnya yang menyediakan sejumlah bibit tanaman buah dan tanaman hias, pada kegiatan kali ini bibit yang disiapkan lebih beragam, mulai dari tanaman sayuran hingga tanaman hias.
Untuk tanaman sayuran, masyarakat dapat memperoleh bibit seledri, kemangi, dan mint. Sementara itu, untuk tanaman hias tersedia philodendron kuning dan philodendron hijau.
Kehadiran bibit sayuran tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat memanfaatkan ruang yang tersedia di rumah untuk menanam tanaman yang dapat digunakan dalam kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, tanaman hias dapat dimanfaatkan untuk menambah penghijauan di lingkungan rumah maupun ruang lainnya.
“Kita upayakan penghijauan dan berdaya pangan mulai dari lingkungan rumah kita sendiri. Kita berharap masyarakat juga semakin memahami bahwa sampah yang dikelola dengan baik dapat memberikan manfaat bagi kehidupan kita semua,” tuturnya.